SMS
Edisi Tiga
Ditulis oleh Emha Ainun Nadjib | Selasa, 13 Mei 2008 17:56 di Emha | SMS

SMS-CN-16:
"Apakah benar simbol setan? Apakah betul hati itu simbul "ka'bah" dimana ka'bah di zaman jahiliyah penuh dgn berhala trus digantoli dan di rubuhkan oleh rosululloh dengan tongkatnya? Mhn jawaban agar saya lebih sreg!"

Cak Nun: "Itu tafsir, hak setiap orang mencoba memahami apa saja dari langit hingga kerbau, kemudian mengidentifikasi pemetaan nilai-nilai agar hidupnya lebih baik dan tenang. Ayam dan tafsir tentang ayam posisinya tidak sama. Patokan kebenarannya ada pada ayam, tafsirnya adalah cara orang menangkap ayam. Benar dan baik-baik saja asal jujur untuk tauhid ilallah".

 
Edisi Dua
Ditulis oleh Emha Ainun Nadjib | Selasa, 06 Mei 2008 19:35 di Emha | SMS

SMS-CN-11:

"Wah org2 paguyuban pasar se jatim daftarkan sy ke kpu jadi cagub. Gak bilang saya blas sblmnya. Jam 21 ini diajak dialog di tvone. Guyon cik nemen e kwn2 kita".

CN: "Yang nggiring bola bukan hanya kaki para manusia pemain bola, tapi juga Maula Jabarala, Makahala, Hasarapala, Hajarala bekerjasama secara sandhiyudha dengan Smarabhama. Gempa, tsunami, longsor, letusan gunung dll sesekali dipahami dalam frame itu, sebab alam bukan hanya pasif tapi juga bukan satu2nya makhluk selain manusia".

 
Edisi Perdana
Ditulis oleh Emha Ainun Nadjib | Selasa, 29 April 2008 21:21 di Emha | SMS

SMS-CN-01
Pertanyaan: "Kemanakah arah pencapaian semua ini cak... Nyuwun sasmithane. Nuwun."
CN menjawab: "Terus saja tangan bekerja keras, hati menyerah ikhlas kepada Yang Empunya Saham".

SMS-CN-02
"Yen Allah nyauri bebecik lan tirakatmu ora nang kowe yo nang anak2mu matumpuk-tumpuk". (Kalau Allah membayar hutang atas kebaikan dan keprihatinanmu tidak kepadamu, Insya Allah anak-anakmu kelak yang akan menerima anugerah itu bertumpuk-tumpuk".

 
Pengantar Cak Nun
Ditulis oleh Emha Ainun Nadjib | Senin, 28 April 2008 07:00 di Emha | SMS

Puluhan ribu SMS jawaban saya atas berbagai SMS yang masuk selama bertahun-tahun tidak terdokumentasi. Mulai Bulan Mei ini saya laporkan ke www.padhangmbulan.com, siapa tahu bermanfaat bagi para Penggali Hikmah. Saya menganjurkan Redaksi website www.padhangmbulan.com menerima recovery SMS-SMS dari siapapun yang pernah memperoleh hal semacam itu dari saya dalam semangat bersama mencari ilmu dan berkah sampai anak cucu.