Cak Nun-KiaiKanjeng Dzikir Bersama Masyarakat Gorontalo

Posted by Redaksi2 January 2010 in News | 4 Comments
Dzikir bersama CNKK di Gorontalo

Dzikir bersama CNKK di Gorontalo

Setelah sehari sebelumnya berkonsentrasi di Menturo Jombang untuk mengikuti Haflah Maiyah, pada malam pergantian tahun 2009-2010 ini, 31 Desember 2009,  Cak Nun dan KiaiKanjeng berada di Gorontalo Sulawesi Utara. Masyarakat Gorontalo menyambut tahun baru dengan dzikir bersama Cak Nun, Novia Kolopaking, dan KiaiKanjeng. Dalam kesempatan itu Cak Nun dan masyarakat Gorontalo juga sekaligus mendoakan almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang baru saja menghadap Sang Khalik.

Acara ini dihadiri segenap aparatur pemerintah daerah kabupaten dan pemerintah kota Gorontalo ribuan masyarakat umum yang hampir semuanya mengenakan busana putih-putih. Tempat penyelenggaraan acara ini persis di atas jembatan Telaga, Simpang Lima. Tempat ini merupakan titik pusat kota Gorontalo. Tepat pukul 20.30 WITA hampir dua puluh tujuh ribu masyarakat Gorontalo bersama Cak Nun bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhum Gus Dur, mantan Presiden RI ke-4.

Untuk acara ini sendiri Cak Nun telah menyiapkan panduan doa, wirid, dan shalawat yang dilantunkan secara bersama-sama. Karena itulah, Cak Nun juga memberikan penjelasan-penjelasan menyangkut makna doa yang dipanjatkan yang sebagian adalah doa para Nabi sebagaimana termaktub di dalam Al-Quran. Cak Nun juga menguraikan bahwa Shalawat merupakan media cinta segi tiga antara manusia – Nabi Muhammad – Allah.

Dzikir bersama CNKK di Gorontalo (2)

Dzikir bersama CNKK di Gorontalo (2)

Mengenai perbedaan tahun baru Hijriah dan Masehi, Cak Nun menjelaskan bahwa Hijriah bertitik tolak dari peristiwa hijrah dan Masehi berdasarkan hari lahir. Tetapi, lanjut Cak Nun, hal itu tidak menjadi masalah, karena kita bisa melakukan hijrah dalam tahun Masehi.

Acara ini mendapat sambutan baik dari Gubernur Gorontalo, Ir. Gusnar Ismail, M.M.. Dalam rangka mengenang jasa-jasa almarhum Gus Dur, Gubernur Gusnar Ismail juga merasa bahwa provinsi Gorontalo adalah provinsi yang ditetapkan oleh Gus Dur.

Tak hanya itu kenangan tentang Gus Dur. Salah seorang hadirin menuturkan kepada salah satu rombongan KiaiKanjeng bahwa kopiah yang sering dipakai Gus Dur adalah anyaman khas Gorontalo. Itulah sebabnya Cak Nun mendoakan Gus Dur yang ternyata memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Gorontalo.

Tiny Url for this post: http://tinyurl.com/yknjbd3

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Comments

  1. Tweets that mention Cak Nun-KiaiKanjeng Dzikir Bersama Masyarakat Gorontalo | PadhangmBulan -- Topsy.com  on 4 January 2010

    [...] This post was mentioned on Twitter by Agus Setiawan, Kenduri Cinta. Kenduri Cinta said: via @infosuporter: Cak Nun-KiaiKanjeng Dzikir Bersama Masyarakat Gorontalo – http://bit.ly/8YF3as [...]

    Reply

  2. IWAN  on 8 January 2010

    BAROKALLAHU LANAA

    Reply

  3. rizka nurokhim  on 26 January 2010

    assalamualaikum, kapan cak acara ke palembang?kalau siap hubungi aku yo. teman2 disana butuh spirit, jiwane cak….
    matur nuwun

    Reply

  4. hilya  on 18 February 2010

    rasa sesak di hati saat bulan nopember dan desember 2009 gk ikut maiyahan, e…..cak nun dan kiai kanjeng mendzikirkan tahun baru di gorontalo…. Q seneng banget …cz..emang dua bulan itu q lg di gtlo….tapi..ngomong2…cak nun baca alfatihahnya…bismilah e terlewat atau kelewatan ya…..^_^..

    sukses!

    Reply

Leave a Reply